Ku susuri rekah tanah basah hujan pertama senja ini. Jalan panjang ini telah menautkan hatiku dan hatimu (yang kadang masih sulit ku mengerti). Ya, hidup telah mengajarkan kita rasa sakit, derita, dan air mata.
Siapakah yang lebih memahamimu, kecuali aku dan seluruh diriku? Maka tersenyumlah. Bukan untukku. Bukan buat mereka. Tapi buat cinta kita yang merekah...
Algernon Project: Marie's Letter
-
*Liebe* Elinor,
Aku sudah membaca surat-suratmu, dan maafkanlah baru bisa membalas dengan
surat lagi saat ini. Meskipun sudah kuberikan beberapa tanggapa...
Harry Potter dan Kastil Tua Skotlandia
-
Udara dingin di akhir musim gugur langsung menyergap begitu saya keluar
dari kendaraan dan menginjak halaman Kastil Stirling, akhir November tahun
lalu. Pe...
Sendiri
-
“Apa nama tuhanmu”? tanya seorang kondektur bus pada seorang penumpang
berambut gondrong.
“Astaga!” sahut si penumpang sedikit gugup.
“Baikalah. Silahkan...
Kongres Rakyat Papua III Tetap Digelar
-
JAYAPURA –Ketua Panitia Pelaksana Kongres Papua III, Selpius Bobii,
didampingi beberapa tokoh adat dan tokoh pemuda Papua menyatakan kongres
Papua III teta...
5 komentar sahabat:
i love her eyes, 1st photograph :D
yuck... mantap.......
ya ia lah... pacar ndiri.......
@ Nona Senja & Poetry: Hahahaa.. Jadi malu..:)
cantik mas, suerr...!!!!! :D
terima kasih cinta
Posting Komentar